PUPUK GUANO – KOMPOSISI KIMIA DAN MINERALOGI

Komposisi kimia guano nitrogen, guano fosfat, dan
batuan fosfat berasal dari guano menurut Kotabe (1997)
adalah seperti yang tampak pada Tabel I. Namun, masih
ada sedikit perbedaan pendapat di antara para ahli mengenai
kadar nitrogen dan fosfat dalam guano. Menurut Lamer
(1957), guano nitrogen mengandung nitrogen 11 sampai 16
% dan P20 S sebesar 8 sampai 12 %, sedangkan guano fosfat
memiliki kandungan nitrogen tidak lebih dari 6% dan P20 S
sampai 25 %. Bat guano mengandung nitrogen 2 sampai
14% dan P20 S 1 sampai 14%. Dari kedua pendapat
terse but secara umum dapat dinyatakan bahwa guano
nitrogen mengandung nitrogen lebih tinggi, tetapi
mengandung fosfat lebih rendah daripada guano fosfat.
Dari Tabel 1 tampak bahwa penyusun utama guano
adalah unsur nitrogen (N), fosfor (P), dan kalsium (Ca).
Selain itu, guano juga mengandung kalium (K),
magnesium, (Mg), dan belerang (S). Kadar unsur-unsur
terse but dalam guano bervariasl tergantung pada tingkat
hancuran iklim dan pencuciannya, seperti yang disajikan
dalam Gambar 1. Kadar N menurun dengan semakin
tuanya tingkat hancuran iklimnya (dengan urutan guano
nitrogen – guano fosfat – batuan fosfat berasal dari guano),
sebaliknya kadar P dan Ca semakin meningkat dengan
semakin tuanya tingkat hancuran iklim.
Mineralogi guano bersifat kompleks dan tergantung
pada tingkat hancuran iklim dan pencuciannya. Deposit
dalam tingkat hancuran iklim awal mengandung amonium
larut air dan alkali oksalat, sulfat, dan nitrat, serta
magnesium fosfat dan amonium-magnesium fosfat.
Sebaliknya, guano dalam tingkat hancuran iklim lanjut
kandungan mineral utamanya adalah kalsium fosfat.
Mineral fofat utama dalam guano adalah: karbonathidroxyapatit,
hidroxyapatit, witIokit,. brusit, dan monetit
(McKelvey et 01., 1953). Selanjutnya, menurut Kotabe
(1997), mineral fosfat yang terdapat dalam guano nitrogen
adalah: brusit (CaHP04.2H20), dan amonium fosfat
(NH4H2P04 dan (N~)2HP04); mineral fosfat dalam guano
fosfat adalah: brusit, monetit (CaHP04), martinit (CaJ(P04,
COJ)2, dan dahlit (Cas(P04, COJ)JOH), sedangkan mineral
fosfat dalam batuan fosfat berasal dari guano ialah: witlokit
(D-CaJ(P04)2, frankolit (Cas(P04, COJ)JF, dan dahlit.
Dari komposisi kimia terse but tampak bahwa guano
nitrogen maupun guano fosfat merupakan bahan pupuk
organik yang mengandung N dan P cukup tinggi.
Kandungan nitrogen dalam guano nitrogen jauh lebih tinggi
daripada yang terdapat dalam pupuk kandang, Iimbah
pertanian, maupun sampah kota (Tabel 2). Demikian juga
halnya dengan kandungan fosfat dalam guano fosfat.
Selain itu, karena guano nitrogen maupun guano fosfat
merupakan bahan organik yang telah mengalami hancuran
iklim, senyawa nitrogen dan fosfat dalam kedua bahan
tersebut relatif mudah tersedia bagi tanaman dibandingkan
dengan pupuk kandang segar, limbah pertanian, serta
sampah rumah tangga. Dengan demikian, guano nitrogen
maupun guano fosfat merupakan pupuk organik yang
bemilai tinggi, sehingga keduanya sangat potensial untuk
dimanfaatkan dalam pertanian organik maupun pertanian
alami.

Posted in Pupuk | Tagged , , | Leave a comment

Pupuk Guano

Berdasarkan asalnya, guano dibedakan atas sea bird guano dan bat guano, berdasarkan komposisinya dikelompokkan atas guano nitrogen dan guano fosfat. dan berdasarkan depositnya diklasifikasikan menjadi dua:
deposit gua dan deposit pulau. Komponen utama guano
adalah: unsur N, P, serta Ca dan komponen tambahannya
ialah: K, Mg, serta S. Guano nitrogen maupun guano fosfat
merupakan pupuk organik yang penting karena kadar N
dalam guano nitrogen dan kadar P dalam guano fosfat jauh
lebih tinggi daripada yang terdapat dalam pupuk kandaog,
Iimbah pertanian, maupun sampah kota.
Di Indonesia deposit guano tersebar luas di Sumatra,
Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusatenggara, serta Irian Jaya,
dan umumnya berupa deposit gua dengan cadangan guano
hanya ribuan sampai ratusan ribu ton. Dengan demikian,
nc:;gara kita mempunyai potensi yang besar untuk
mengembangkan guano sebagai pupuk secara langsung.
Selanjutnya, hasil-hasil penelitian menunjukkan bahwa
guano fosfat Indonesia mempunyai kemungkinan yang
besar untuk digunakan secara langsung sebagai pupuk P.

Posted in Pupuk | Tagged , , | Leave a comment